Gedung Baru Pasar Kampung Sabron Sari

Wakil Bupati Jayapura membuka penutup papan nama sebagai tanda diresmikannya pasar kampung Sabron Sari

Kertosari Sabron Sari. Wakil Bupati Jayapura, Bapak Giri Wijayantoro  meresmikan penggunaan gedung baru Pasar Kampung Sabron Sari. Peresmian gedung baru ditandai dengan membuka papan nama pasar kampung tersebut pada Jum’at,10/8/2018.

Selanjutnya Wakil Bupati Jayapura,  melakukan pemotongan tumpeng dan diserahkan kepada salah satu mama kampung yang  menandai bahwa warga Kampung Sabron Sari sudah boleh memulai penggunaan pasar kampung.

Ibu Dina Yaboisembut menerima nasi tumpeng dari Wakil Bupati Jayapura , Bapak Giri Wijayantoro

“Gunakan pasar kampung semaksimal mungkin untuk meningkatkan perekonoian kampung, khususnya warga Kampung Sabron Sari” ujar Wakil Bupati Jayapura  dalam kata sambutannya.

“Dahulu orang melakukan transaksi jual beli berupa barang ditukar dengan barang, contohnya ikan ditukar dengan keladi, namun seiring dengan perkembangan jaman, maka pasar bukan saja sebagai sarana jual beli tetapi juga sarana bertukar informasi antara pembeli dan penjual mengenai peluang ekonomi” lanjutnya

Dalam sambutan Wakil Bupati Jayapura juga menyarankan untuk membentuk Badan Usaha Milik Kampung (BUMKAM) sehingga pasar kampung ini bisa dikelola dengan baik oleh BUMKAM dan menjadikan pasar kampung ini sebagai salah satu pendapatan asli kampung.

Dalam acara peresmian tersebut dihadiri juga oleh Asisten I Setda Kabupaten Jayapura, Bapak Abdul Rahman, Kepala Dinas Pemberdayaan Kampung, Bapak Elisa Yarusabra, para Kepala Kampung se-Sentani Barat, Kapolsek Sentani Barat, Bapak Harianja dan Babinsa serta Babhinkamtibmas Sentani Barat.

Mengawali sambutan pembukaan acara peresmian, Kepala kampung Sabron Sari, Marwan Hasyim menyampaikan bahwa pasar kampung ini dibangun dari Dana Desa tahun anggaran 2018 dan menetapkan nama pasar kampung tersebut adalah Pasar Minggu.

“ Mengapa pasar ini kami beri nama pasar minggu, karena nama ini diberikan oleh tua-tua warga transmigrasi, sejak awal pasar ini didirikan, sehingga kami telah melestarikan apa yag menjadi asal usul dari pasar ini “ imbuh Bapak Marwan Hasyim.

Salah satu harapan yang disampaikan oleh warga kampung, pada saat peresmian, Ibu Rita fangohoi, berharap aktifitas jual beli bisa berjalan dengan baik karena saat ini pasar ini tidak digunakan pada minggu pagi saja tetapi setiap sore warga kampung selalu berjualan.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*